Dolmenesantequerapatrimonio.com

Kumpulan Informasi Terkini, Terbaru, Terpercaya Dan Terupdate Di Indonesia

Home » Kenapa Anak Jarang Cerita Kepada Orang Tua Tentang Perasaan Mereka

Kenapa Anak Jarang Cerita Kepada Orang Tua Tentang Perasaan Mereka

Nah, pada artikel ini saya akan memberitahukan sedikit tentang kenapa seorang anak jarang ataupun tidak pernah cerita mengenai perasaan mereka kepada orang tuanya. Saya yakin pasti banyak anak yang kadang tidak pernah memberitahukan perasaan mereka kepada orang tuanya. Bukan karena anaknya yang tidak ingin cerita kepada orang tuanya melainkan terkadang ketika anaknya cerita ataupun curhat tentang perasaannya maupun  tentang pendapatnya sering kali tidak didengar ataupun tidak dipedulikan. Anak terkadang berbicara pada orang tuanya tentang masalah yang dihadapinya pasti mengatakan “kamu tau apa tentang hidup ini”. Kenapa orang tua sering mengatakan itu karena ia beranggapan bahwa anaknya masih kecil pasti tidak akan mengalami masalah ataupun orang tuanya beranggapan bahwa masalah yang dihadapi oleh anaknya adalah suatu masalah yang kecil. Kenapa orang tua sering beranggapan begitu walaupun ia sudah tahu kalau masalah yang dihadapi oleh anaknya wajar di keluhkan. Kenapa? Karena orang tua itu jarang membuka diri untuk mendengarkan keluh kesah yang dihadapi anaknya. Orang tua juga sering beranggapan kalau hidup mereka lebih berat punya masalah sedangkan hidup anaknya engak. Kalo anaknya stress di sekolah, punya masalah disekolah yang tau teman, sahabat, ataupun, pacar terlebih dahulu. Ada juga orang tua yang menuntut anaknya agar orang tuanya tau segala masalah, semua perasaan anaknya. tetapi , nyatanya orang tua gak tau apa apa soal kita. Sifat asli kita orang tua gak tau, masalah kiat orang tua gak tau, kebiasaan utama kita yang sering kita lakukan orang tua gak tau, permasalah hidup yang lagi kita jalani juga gak tau. Tanpa disadari orang tua gak pernah ada buat anaknya. Anaknya cerita dibilang “ alah kamu masih kecil tau apa, sih kayak punya masalah aja”, “ kamu itu hanya harus fokus belajar belajar dan belajar” ataupun “ tau apa kamu tentang hidup kamu itu masih kecil”. Juga ada orang tua yang setiap kali dicurhati sama anaknya jawabannya “ emm, iya mama dengar” jadi pada intinya bukan anak yang tidak mau curhat sama orang tuanya. Tetapi, orang tuanya yang gak pernah membuka diri untuk mendengar curhatan dan keluh kesah seorang anak. Mereka beranggapan kalau hidup mereka lebih berat lebih banyak masalah sedangkan anak mereka nggak. Orang tua kalian kayak gitu gak? Atau kalian sebagai orang tua yang kayak gitu ke anaknya?. Jadi pada intinya kalo anaknya curhat dengerin jangan sampai kalian membuat anak kalian kehilangan kepercayaan sama kalian.

Dolmenesantequerapatrimonio

Kembali ke atas